Kabupaten Hualien
Hualien merupakan titik pertemuan Jalan Raya Lintas Pulau Tengah (Central Cross-Island Highway), Jalan Raya Suao–Hualien, serta jalan raya yang menghubungkan ke arah selatan menuju Taitung.
Kabupaten Hualien memiliki sejumlah objek wisata alam bertaraf dunia. Pada tahun 1590, para pelaut Portugis yang berlayar di sepanjang pesisir timur Taiwan begitu terpukau oleh keagungan pemandangan yang mereka saksikan sehingga menamai pulau ini “Formosa”, yang berarti pulau yang indah. Sejak saat itu, panorama Hualien yang megah telah menjadi simbol keindahan alam Taiwan.
Dahulu dikenal sebagai Qilai, nama Hualien saat ini berasal dari kata “huilan” yang berarti air yang berputar, mengacu pada pusaran arus di Sungai Hualien saat bermuara ke laut.
Hualien merupakan kabupaten terbesar di Taiwan dengan luas sekitar 4.628 kilometer persegi dan jumlah penduduk sekitar 350.000 jiwa. Kabupaten ini berbatasan dengan Samudra Pasifik di sebelah timur dan diapit oleh Pegunungan Tengah di sebelah barat. Dengan puncak-puncak gunung yang menjulang tinggi, langit biru yang cerah, hamparan laut yang luas, lembah-lembah yang indah, keberagaman budaya, serta masyarakat yang ramah dan baik hati, Hualien telah menjadi salah satu destinasi wisata pilihan utama di Taiwan bagi wisatawan domestik maupun mancanegara.
Dengan kekayaan keindahan alamnya, sebagian besar wilayah Hualien merupakan kawasan pemandangan nasional. Pengunjung dapat menikmati ngarai yang mengagumkan di Taman Nasional Taroko, kemegahan Taman Nasional Yushan, lanskap alam yang memukau di Kawasan Pemandangan Nasional Pantai Timur, serta pesona pedesaan yang tenang di Kawasan Pemandangan Nasional Lembah Longitudinal Timur. Ke mana pun Anda pergi di Hualien, keindahan alam akan selalu menyambut Anda.
Hualien
Hualien Pengenalan Hualien merupakan salah satu dari tiga kota kecil di Pantai Timur Taiwan yang mempesona. Kota lainnya adalah Yilan dan





