Kabupaten Hsinchu
Kabupaten Hsinchu merupakan wilayah yang menjadi tempat tinggal komunitas Hakka terbesar di Taiwan. Sebagian besar imigran Hakka awal yang datang ke wilayah ini mendarat di Pelabuhan Hongmao dan Pelabuhan Nanliao, yang mayoritas berasal dari Haifeng dan Lufeng di Tiongkok.
Masyarakat Hakka di Hsinchu memiliki dialek, adat istiadat, dan praktik keagamaan yang khas, mencerminkan perbedaan lingkungan tempat mereka bermukim. Secara tradisional, masyarakat Hakka tinggal di daerah dengan kondisi pertanian yang kurang menguntungkan serta akses transportasi yang terbatas, sehingga mendorong mereka untuk terus bermigrasi dan membuka permukiman baru. Mereka dikenal karena kerajinan, penghormatan terhadap ajaran leluhur, serta komitmen yang tinggi terhadap pendidikan. Pada saat yang sama, sifat komunitas mereka yang relatif tertutup telah membatasi kesempatan untuk berinteraksi dan berbaur dengan budaya lain, sehingga banyak komunitas Hakka tetap mampu mempertahankan dialek, budaya, dan adat istiadat tradisional mereka.
Dalam beberapa tahun terakhir, Kabupaten Hsinchu telah menikmati pertumbuhan ekonomi yang pesat berkat dukungan dari Taman Sains Hsinchu dan Kawasan Industri Hsinchu. Pemerintah kabupaten juga secara aktif mendorong pembangunan melalui pembangunan infrastruktur serta pengembangan Taman Sains Biomedis Hsinchu, kawasan khusus Stasiun Hsinchu Kereta Cepat (HSR), pengembangan Tahap Ketiga Taman Sains Hsinchu, Rencana Pengembangan Puyu, jalan bawah lintasan HSR, stadion olahraga, serta taman bioteknologi. Proyek-proyek ini terus memperkuat daya saing Hsinchu dalam bidang ilmu pengetahuan dan teknologi serta memberikan dorongan baru bagi pertumbuhan ekonomi di kawasan ini.
Hsinchu
Hsinchu Pengenalan Wilayah Hsinchu berbukit dengan pemandangan menakjubkan. Kota Hsinchu didirikan pada 1733 dan merupakan kota tertua Taiwan di sebelah utara,

