Jinshan dan Museum Juming

Pengenalan

Kota kecil Jinshan terletak di sekitar pertengahan pantai utara, di mana jalan raya pantai timur-barat bertemu dengan jalan raya Yangmingshan dari arah Taipei. Di kalangan para wisatawan, kota pelabuhan ini dikenal sebagai perbaruan Jalan Tua Jinbaoli/ Jinbaoli Old Street, sejajar dengan bangunan peninggalan Dinasti Qing dan kolonial Jepang. Kebanyakan hidangan lokal Taiwan berasal dari kudapan yang lezat, dan daging angsa yang disajikan di halaman Kuil Zhangsheng King. Saat jam makan siang pada setiap akhir pekan atau hari libur jalanan ini dipadati para wisatawan yang lapar sembari membawa piring yang penuh dengan makanan. Namun demikian, anda dapat dengan mudah menemukan meja yang kosong. Pilih makanan apa saja dari penjual mana pun, dan bawa kembali ke meja anda. Usai menyantap hidangan, pelayan akan muncul dengan tagihan anda.

Tarikan & Aktiviti

  • Mungkin “permukiman” yang paling terkenal di Jinshan adalah Ju Ming, yang mungkin juga seorang pemahat yang terpopuler. Museum Juming memamerkan pahatan megah yang diletakkan di luar ruangan, di atas daerah perbukitan, menatap Jinshang ke arah laut.
  • Pemahatnya telah berkelana, dan memulai kariernya sebagai pengukir kayu magang di kuil yang terletak di Kawasan Miaoli hingga akhirnya berhasil meraih pengakuan internasional dengan banyak pagelaran di tingkat dunia.
  • Museum seluas 10 hektar ini merupakan rumah bagi pahatan taman luar ruangan milik Taiwan yang paling luas. Tempat ini mempunyai sekitar 500 potongan batu tebal karya sang seniman dan lukisan karyanya yang dipamerkan di dalam ruangan dengan jumlah yang sama.

Galeri

Laman Web

Jinshan

Museum Juming

Jinshan dan Museum Juming

Pengenalan

Kota kecil Jinshan terletak di sekitar pertengahan pantai utara, di mana jalan raya pantai timur-barat bertemu dengan jalan raya Yangmingshan dari arah Taipei. Di kalangan para wisatawan, kota pelabuhan ini dikenal sebagai perbaruan Jalan Tua Jinbaoli/ Jinbaoli Old Street, sejajar dengan bangunan peninggalan Dinasti Qing dan kolonial Jepang. Kebanyakan hidangan lokal Taiwan berasal dari kudapan yang lezat, dan daging angsa yang disajikan di halaman Kuil Zhangsheng King. Saat jam makan siang pada setiap akhir pekan atau hari libur jalanan ini dipadati para wisatawan yang lapar sembari membawa piring yang penuh dengan makanan. Namun demikian, anda dapat dengan mudah menemukan meja yang kosong. Pilih makanan apa saja dari penjual mana pun, dan bawa kembali  ke meja anda. Usai menyantap hidangan, pelayan akan muncul dengan tagihan anda.


  • Mungkin “permukiman” yang paling terkenal di Jinshan adalah Ju Ming, yang mungkin juga seorang pemahat yang terpopuler. Museum Juming memamerkan pahatan megah yang diletakkan di luar ruangan, di atas daerah perbukitan, menatap Jinshang ke arah laut.
  • Pemahatnya telah berkelana, dan memulai kariernya sebagai pengukir kayu magang di kuil yang terletak di Kawasan Miaoli hingga akhirnya berhasil meraih pengakuan internasional dengan banyak pagelaran di tingkat dunia.
  • Museum seluas 10 hektar ini merupakan rumah bagi pahatan taman luar ruangan milik Taiwan yang paling luas. Tempat ini mempunyai sekitar 500 potongan batu tebal karya sang seniman dan lukisan karyanya yang dipamerkan di dalam ruangan dengan jumlah yang sama.

Galleri

Laman Web Yang Berguna

Jinshan
Museum Juming