Tainan

Pengenalan

Selama 338 tahun menguasai Tainan, Belanda tidak hanya melakukan perdagangan dan menarik pajak, namun juga membangun dua benteng yang saat ini sangat menarik bagi wisatawan. Badai dan gempa bumi telah merusak bangunan, tapi tidak merusak Benteng Zeelandia di Distrik Anping. Peninggalan bangunan ini menjadi bukti peradaban abad ke 17. Sebelum menjelajahi museum, anda dapat menyaksikan tembok yang terbuat dari batu bata dan karang. Di lokasi ini juga terdapat menara untuk melihat pemandangan kota dan pantai. Benteng lainnya adalah Provintia yang di atas pondasinya kini berdiri dua klenteng dari abad 19. Di sekitar lokasi ini terdapat taman untuk tempat menghirup harumnya kopi pada malam hari.


  • Selama 212 tahun Tainan merupakan pusat pemerintahan, pendidikan dan kebudayaan Taiwan.
  • Kuil Konfusius yang merupakan bangunan kuno tercantik Taiwan adalah salah satu dari beberapa peninggalan yang berusia ratusan tahun.
  • Jepang yang menguasai Taiwan sejak 1895 hingga 1945 meninggalkan sejumlah bangunan  anggun, di antaranya adalah Museum Sastra Taiwan Nasional dan Balai Pertemuan Tainan (Former Tainan Meeting Hall).
  • Selain lokasi-lokasi yang tenang ini, Tainan juga memiliki toko-toko serba ada dan pasar malam yang selalu sibuk dan padat oleh pengunjung. Omlet tiram adalah satu di antara banyak makanan lezat yang dijual di pasar malam.
  • Distrik Rende di Tainan mempunyai dua pertunjukan seni utama yakni Kampung Budaya Ten Drum yang merupakan bagian dari pabrik gula tua. Kampung ini menjadi pusat bagi Kelompok Seni Perkusi Ten Drum yaitu sebuah kelompok seni yang memadukan moderenitas dan tradisi, serta telah memenangkan banyak perhargaan.
  • Pertunjukan lainnya adalah Museum Chi Mei yang unik karena koleksi utamanya berasal dari Eropa. Museum ini terdiri atas alat musik, senjata dan baju perang, lukisan bercat minyak dan pahatan.
  • Chikan Tower sebelumnya dikenal sebagai Fort Provintia pada masa penjajahan Belanda pada tahun 1624, pusat administrasi dibangun agar mereka memiliki hak eksklusif untuk memperluas perdagangan. Taman di bagian selatan, loteng di bagian utara dan ruang baca di bagian barat, saat ini telah menjadi bangunan peninggalan kuno tingkat 1.
  • Taman Nasional Taijiang adalah taman nasional terbaru Taiwan. Taman ini menyimpan banyak sejarah mengenai Belanda dan Koxinga, seorang Jenderal Taiwan yang bertarung mengusir bangsa Eropa tersebut dari Taiwan.
  • Selain itu, taman ini merupakan area ekologi yang sangat penting. Laguna di Distrik Qigu merupakan rumah musim dingin bagi sebagian besar burung Black-faced Spoonbills yang cantik dan hampir punah. Terdapat pula 200 spesies burung lainnya yang ditemukan mengerumuni panci-panci garam yang terbengkalai, yang menjadi salah satu pemandangan menarik di taman ini. Anda juga dapat mengunjungi Kawasan Wisata Nasional Pantai Baratdaya
  • Nama Kawasan Wisata Nasional Siraya meliputi daerah bagian dalam Tainan. Kawasan ini dulunya didiami oleh Suku Siraya.
  • Di daerah kaki bukit yang cantik terdapat perkampungan petani, distrik perkebunan buah, dan danau-danau yang menawan.
  • Di Wushantou para pengunjung dapat mempelajari peran Jepang dalam pembangunan ekonomi Taiwan.
  • Di sekitar Guanziling dan Dongshan, anda dapat menikmati kopi produksi lokal dan mata air panas berlumpur.

Galleri

Laman Web Yang Berguna

Kuil Konfucius
Museum Chi Mei