Dari sekian banyak area wisata bersepeda populer di Taiwan, Lembah Retakan Timur dan Pantai Timur dijamin bakal memacu detak jantung para pengendara sepeda lebih cepat, baik dalam hal antusiasme dalam mempersiapkan kunjungan maupun saat bersepeda sambil mengagumi pesona alamnya.


Mewujudkan impian bersepeda mengelilingi pulau Taiwan memang layak untuk dimasukkan dalam salah satu daftar aktivitas teratas bagi para penggemar bersepeda lokal dan mancanegara. Banyak dari mereka yang memilih Rute Bersepeda No. 1 karena memiliki tanda arah yang jelas dan mudah diikuti, sehingga kebanyakan pengendara sepeda dapat menyelesaikan perjalanan mereka dalam waktu kurang dari dua minggu. Mengelilingi pulau memang memberikan kelebihannya sendiri dan para pengendara sepeda dapat menikmati hamparan pemandangan yang memukau dan tempat-tempat indah.


Jika Anda tidak ingin mengelilingi seluruh pulau dan lebih ingin berfokus pada wilayah yang kaya akan lingkungan alami dengan pegunungan tinggi yang tampak dari kejauhan dan / atau lautan yang tepat di depan mata, Anda bisa menghabiskan waktu di sisi timur Taiwan yang menakjubkan, khususnya Hualien dan Taitung.


Bila melihat peta topografi Taiwan, Anda akan segera menyadari bahwa di sisi timur terdapat Pegunungan Pesisir di sepanjang pantai dan Lembah Retakan Timur di sisi barat pegunungan. Ada dua jalan raya yang menghubungkan kota Hualien dan Taitung; Jalan Raya Provinsi No. 9 (melintasi lembah) dan No. 11 (menyusuri pantai). Ada beberapa jalan kecil yang menghubungkan keduanya dan ada pula Jalan Kabupaten No. 193, yang sejajar dengan jalan 9 di bagian lembah Hualien.


Anda bisa merencanakan beberapa pilihan rute. Anda dapat berkendara di sepanjang lembah lalu kembali dengan menyusuri pantai (atau sebaliknya). Selain itu, Anda juga dapat bersepeda dengan aman di lembah atau sepanjang pantai (atau menggabungkan kedua area dengan melalui salah satu jalan penghubung), atau mengikuti tanda arah 193, yang memberikan alternatif yang baik ke jalan raya utama, menikmati lalu lintas yang lebih sunyi dan lebih banyak pohon rindang.


Lembah ini lebih mudah dicapai karena dilalui oleh jalur kereta api utama yang membentang panjang. Jika Anda hanya berencana untuk bersepeda di satu sisi lembah, Anda dapat menjelajah dengan mudah, dengan naik kereta sambil membawa sepeda Anda. Atau menyewa sepeda di dekat titik awal jalur-jalur khusus untuk sepeda, misalnya di Yuli di Hualien dan Chishang di Taitung.


Rute yang Direkomendasikan

Jalur Sepeda Yufu

Ini adalah jalur sepeda yang sangat populer, yang dibangun di atas rel kereta api yang tidak berfungsi. “Yufu” adalah kependekan dari Yuli-Fuli, dua kota paling selatan di Kabupaten Hualien. Jalur sepedanya dimulai dari dekat Stasiun Kereta Yuli, di mana Anda akan menemukan toko penyewaan sepeda yang menyediakan sepeda dengan pedal dan sepeda listrik.


Jalur sepeda dimulai sekitar 300m di sisi selatan stasiun kereta api. Setelah mengayuh menyusuri jalur kereta api utama sebentar, Anda akan diarahkan ke tenggara, mengikuti jalur awal yang biasa dilalui kereta api di masa lalu. Dua kilometer dari stasiun kereta, Anda akan tiba di jembatan lurus dan panjang yang melintasi Sungai Xiuguluan dan Anda akan menemukan jawaban mengapa jalur kereta api lama tidak digunakan lagi. Setelah melintasi sekitar dua pertiga jembatan, ada tanda yang menunjukkan garis patahan yang berada tepat di bawahnya, membagi Lempeng Eurasia dan Lempeng Laut Filipina. Pergerakan tektonik dari lempeng-lempeng yang kerap terjadi ini memberikan tekanan konstan pada jembatan kereta api sehingga pada tahun 1989 diputuskan untuk mengubah rute jalur kereta api, dengan tetap mempertahankannya di sisi barat sungai. Kabar baiknya bagi pengendara sepeda; landasan jalur kereta api lama itu menjadi fondasi yang sangat baik untuk jalur sepeda.


Jalur Sepeda Yufu merupakan wisata bersepeda yang sangat menyenangkan sambil menyusuri pedesaan Lembah Retakan Timur yang memesona, melewati sawah dan ladang lobak. Sekitar 5 km dari Stasiun Kereta Yuli, Anda akan tiba di sebuah peron, satu-satunya peninggalan dari bekas Stasiun Antong yang kecil. (Catatan: Antong terkenal dengan sumber mata air panasnya, dan jika Anda mengikuti Jalan Raya No. 30 dan menanjak sekitar 2 km dari stasiun, Anda akan menemukan sejumlah tempat pemandian air panas yang sangat bagus.)


Jalur Sepeda Yufu berakhir di bekas stasiun berikutnya, Dongli (sekitar 10 km dari Stasiun Kereta Yuli), suatu tempat yang cocok untuk beristirahat sejenak (dengan kedai kopi di dalam bekas gedung stasiun) dan Anda dapat memulihkan tenaga sebelum memulai perjalanan kembali ke Yuli.


Kota Taitung hingga Sanxiantai

Taitung adalah kota kecil di tenggara dengan suasana santai dan kehadiran budaya asli yang kuat. Kota ini menjadi titik awal yang logis untuk menjelajahi Pantai Timur dari selatan. Membentang dari kota hingga Sanxiantai, Anda dapat menemukan lokasi rekreasi utama bagi para turis (sekitar 50 km sekali jalan) yang memiliki panorama yang sangat indah dan menarik. Tepat di sebelah utara kota, Anda akan sampai pada formasi bebatuan batu pasir Xiaoyeliu (“Yeliu Kecil”) yang memesona, versi mini dari Taman Geopark Yehliu “Besar” yang jauh lebih terkenal di Pantai Utara. Sekitar kurang dari 2 km dari sana, Anda dapat rehat di taman tepi laut Jialulan. Di sini Anda dapat memandang pantai tanpa batas ke arah utara, yang menampilkan pegunungan pesisir yang memukau dengan sangat jelas.


Dengan jalan raya yang membentang di sepanjang pantai di daerah ini, Anda dapat dengan mudah berhenti di beberapa pantai kecil (pasir dan kerikil) di sepanjang jalan, termasuk Shanyuan dan Jiamuzi. Sebelum mencapai desa Dulan, pastikan untuk belok kiri tepat di depan jalan raya untuk melihat pemandangan Air Mengalir ke Atas, saluran kecil di mana air tampak seolah melawan gravitasi. Dalam beberapa tahun terakhir, Dulan telah menjadi tempat rekreasi yang populer bagi para turis dan warga baru yang ingin bersantai di komunitas kecil yang dekat dengan pantai yang sangat cocok untuk berselancar ini.


Perhentian ideal selanjutnya untuk rehat santai adalah Area Rekreasi Jinzun, di mana terdapat kedai kopi dengan ruang duduk di area terbuka yang berlokasi di bukit tinggi, sehingga cocok untuk menikmati panorama Pasifik yang megah. Dari kejauhan Anda bisa melihat Pelabuhan Nelayan Jinzun, yang dikenal sebagai salah satu lokasi berselancar terbaik di Taiwan. Selanjutnya adalah desa Donghe, di mana Anda harus mencoba bapao yang lezat. Saat melintasi Jembatan Donghe di sebelah utara desa, jangan lupa untuk menengok ke kiri untuk melihat Jembatan Tua Donghe dan setelah jembatan, terdapat bongkahan batu besar berwarna putih yang tersebar di dasar Sungai Mawuku.


Terakhir, Anda akan memasuki Kotapraja Chenggong, rumah bagi pusat sarana Area Administrasi Pemandangan Nasional Pantai Timur, tanah tempat terselenggaranya Festival Seni Daratan Pantai Timur Taiwan setiap tahunnya. Selanjutnya, kunjungi juga pelabuhan nelayan kota Chenggong untuk menikmati makanan laut yang sangat lezat. Tempat rekreasi terakhir dari rute yang direkomendasikan ini adalah pemandangan Sanxiantai, pulau lepas pantai kecil yang terhubung ke daratan oleh jembatan penyeberangan melengkung yang indah untuk difoto.