Menikah Di Bawah Pohon Dewa di Alishan

Administrasi Kawasan Pemandangan Alam Nasional Alishan, Biro Pariwisata dengan ramah menyambut para pengantin baru untuk mengikrarkan sumpah cinta abadi di bawah pohon Dewa yang abadi. Sejoli ini dapat mengagumi keindahan pemandangan pohon dewa, terbitnya sang surya, lautan awan, jalur kereta api, air terjun dan kebun teh, sambil menikmati wisata romantis, termasuk membuat teh, mencicipi masakan lokal dan mengalami pernikahan ala Suku Tsou.


Photo credit: madeinalbee928

Pemotretan Pre-Wedding Bergaya Jepang: Ungkap Gaya Orientalnya

Beberapa bangunan Era Jepang masih terpelihara dengan baik di Kota Taichung, seperti Balai Seni Bela Diri Taichung. Bangunan ini cocok bagi sejoli yang ingin mengambil rangkaian foto prewedding ala Jepang dengan pemandangan khas Jepang. Ketimbang gaun dan setelan putih biasa, mengenakan kimono akan menjadi pengalaman yang luar biasa.

Dermaga 2: Menyenangkan & Energik dalam Settingan Dongeng

Dengan suasana artistik dan vitalitas yang kreatif memenuhi setiap sudutnya, Dermaga 2 memang pantas menjadi tujuan yang sempurna untuk pemotretan pre-wedding. Bergayalah dengan santai, jangan lupa membawa topi koboi, dan bergembiralah saat sesi pemotretan ini. Pada malam hari, pemotretan pre-wedding dapat dilanjutkan di bawah cahaya alami yang indah dalam komidi putar di Gudang Pelabuhan Kaohsiung No. 2.

Photo credit: everlasting707

Photo credit: wedmr8

Kenting: Mengabadikan Matahari Yang Terbenam

Pengantin dapat menikmati sesi pemotretan yang menyenangkan di Taman Nasional Kenting dan Taman Longpan. Pemandangan laut yang megah dengan yacht dan kapal pesiar di laut selalu mampu menambah keistimewaan pada foto pre-wedding mereka. Danau Houbi adalah tempat yang sangat baik untuk pemotretan di malam hari. Mengenakan kerudung tentunya akan menambah kesan dinamis pada foto pernikahannya.

Longtian: Menikmati Hari Yang Santai

Para sejoli dapat mengambil foto pernikahan yang dapat membuat iri seluruh Taitung bila cuaca sedang cerah. Longtian dikenal sebagai desa kupu-kupu terindah di Taiwan dengan rute bersepeda terbaik. Mereka dapat mengabadikan momen bernuansa hijau alami saat bersepeda menyusuri Terowongan Hijau Wuling bersama sang kekasih. Para sejoli juga dapat menikmati minuman di Mini Coffee.

Photo credit: yiling_cc

Photo credit: claire.wedding.dress

Mengabadikan Romansa Hualien

Hualien terletak di tengah pegunungan dan lautan. Ini adalah salah satu tempat terindah di Taiwan. Indahnya pemandangan matahari terbenam dan pesona laut di Qixingtan dapat menjadi latar belakang yang sempurna untuk pemotretan pre-wedding yang menakjubkan. Hutan hitam di dekatnya juga dapat mewujudkan impian Anda untuk mengambil foto yang bernuansa peri. Namun, jangan lupa untuk melindungi diri dari sengatan nyamuk.

Kebun Raya Ren Shan: Perpaduan antara Estetika China dan Eropa

Kebun Raya ini dihiasi dengan bunga dan dek kayu. Bentang alamnya yang luas terdiri dari berbagai bangunan China dan Eropa. Ini adalah pemandangan yang menyenangkan mata tanpa harus mengeluarkan biaya untuk sesi pemotretan bagi para sejoli. Namun mereka harus mendapatkan izin dari Kantor Pengelolaan Arborikultur dan Lansekap Yilan.

Photo credit: duckeybabe

Photo credit: shushu_gaea

Lautan Awan yang Indah: Gunung Hehuan

Selain Peternakan Qingjing, Gunung Hehuan adalah tempat menakjubkan lainnya untuk pemotretan pre-wedding di Nantou. Meski cuacanya dingin, namun para sejoli tetap harus menyiapkan diri dari teriknya sinar matahari. Sejoli yang beruntung diberikan kesempatan untuk mengambil foto lautan awan (kemungkinan besar di musim gugur & musim dingin).

Jiufen: Foto Pernikahan Jalanan yang Dipersonalisasi

Jalan Raya Ruishuang di dekat Paviliun Buyan di Jiufen adalah lokasi favorit untuk banyak pemotretan iklan dan pernikahan. Mengenakan gaun dan jaket kulit yang dipersonalisasi, siapa pun dapat mengambil foto pernikahan jalanan yang luar biasa. Museum Emas Jiufen juga cocok untuk pengantin baru yang menyukai inspirasi megah.

Photo credit: foolish_lin

Dadaocheng: Perjalanan Menembus Waktu

Dadaocheng memiliki nuansa retro kuno untuk pemotretan pre-wedding bergaya klasik. Baik itu di depan gedung Barok, Stasiun Dadaocheng, atau di tepi sungai, para sejoli bisa mengambil foto pernikahan yang membentuk rangkaian cerita. Selain itu juga bisa mengunjungi Kuil Dewa Kota Xia-Hai untuk meminta berkat bagi pernikahan yang langgeng sambil melanjutkan sesi pemotretan.

Menikah Di Bawah Pohon Dewa di Alishan

Administrasi Kawasan Pemandangan Alam Nasional Alishan, Biro Pariwisata dengan ramah menyambut para pengantin baru untuk mengikrarkan sumpah cinta abadi di bawah pohon Dewa yang abadi. Sejoli ini dapat mengagumi keindahan pemandangan pohon dewa, terbitnya sang surya, lautan awan, jalur kereta api, air terjun dan kebun teh, sambil menikmati wisata romantis, termasuk membuat teh, mencicipi masakan lokal dan mengalami pernikahan ala Suku Tsou.


Pemotretan Pre-Wedding Bergaya Jepang: Ungkap Gaya Orientalnya

Beberapa bangunan Era Jepang masih terpelihara dengan baik di Kota Taichung, seperti Balai Seni Bela Diri Taichung. Bangunan ini cocok bagi sejoli yang ingin mengambil rangkaian foto prewedding ala Jepang dengan pemandangan khas Jepang. Ketimbang gaun dan setelan putih biasa, mengenakan kimono akan menjadi pengalaman yang luar biasa.

Photo credit: madeinalbee928

Dermaga 2: Menyenangkan & Energik dalam Settingan Dongeng

Dengan suasana artistik dan vitalitas yang kreatif memenuhi setiap sudutnya, Dermaga 2 memang pantas menjadi tujuan yang sempurna untuk pemotretan pre-wedding. Bergayalah dengan santai, jangan lupa membawa topi koboi, dan bergembiralah saat sesi pemotretan ini. Pada malam hari, pemotretan pre-wedding dapat dilanjutkan di bawah cahaya alami yang indah dalam komidi putar di Gudang Pelabuhan Kaohsiung No. 2.

Photo credit: everlasting707

Kenting: Mengabadikan Matahari Yang Terbenam

Pengantin dapat menikmati sesi pemotretan yang menyenangkan di Taman Nasional Kenting dan Taman Longpan. Pemandangan laut yang megah dengan yacht dan kapal pesiar di laut selalu mampu menambah keistimewaan pada foto pre-wedding mereka. Danau Houbi adalah tempat yang sangat baik untuk pemotretan di malam hari. Mengenakan kerudung tentunya akan menambah kesan dinamis pada foto pernikahannya.

Photo credit: wedmr8

Longtian: Menikmati Hari Yang Santai

Para sejoli dapat mengambil foto pernikahan yang dapat membuat iri seluruh Taitung bila cuaca sedang cerah. Longtian dikenal sebagai desa kupu-kupu terindah di Taiwan dengan rute bersepeda terbaik. Mereka dapat mengabadikan momen bernuansa hijau alami saat bersepeda menyusuri Terowongan Hijau Wuling bersama sang kekasih. Para sejoli juga dapat menikmati minuman di Mini Coffee.

Photo credit: yiling_cc

Mengabadikan Romansa Hualien

Hualien terletak di tengah pegunungan dan lautan. Ini adalah salah satu tempat terindah di Taiwan. Indahnya pemandangan matahari terbenam dan pesona laut di Qixingtan dapat menjadi latar belakang yang sempurna untuk pemotretan pre-wedding yang menakjubkan. Hutan hitam di dekatnya juga dapat mewujudkan impian Anda untuk mengambil foto yang bernuansa peri. Namun, jangan lupa untuk melindungi diri dari sengatan nyamuk.

Photo credit: claire.wedding.dress

Kebun Raya Ren Shan: Perpaduan antara Estetika China dan Eropa

Kebun Raya ini dihiasi dengan bunga dan dek kayu. Bentang alamnya yang luas terdiri dari berbagai bangunan China dan Eropa. Ini adalah pemandangan yang menyenangkan mata tanpa harus mengeluarkan biaya untuk sesi pemotretan bagi para sejoli. Namun mereka harus mendapatkan izin dari Kantor Pengelolaan Arborikultur dan Lansekap Yilan.

Photo credit: duckeybabe

Lautan Awan yang Indah: Gunung Hehuan

Selain Peternakan Qingjing, Gunung Hehuan adalah tempat menakjubkan lainnya untuk pemotretan pre-wedding di Nantou. Meski cuacanya dingin, namun para sejoli tetap harus menyiapkan diri dari teriknya sinar matahari. Sejoli yang beruntung diberikan kesempatan untuk mengambil foto lautan awan (kemungkinan besar di musim gugur & musim dingin).

Photo credit: shushu_gaea

Jiufen: Foto Pernikahan Jalanan yang Dipersonalisasi

Jalan Raya Ruishuang di dekat Paviliun Buyan di Jiufen adalah lokasi favorit untuk banyak pemotretan iklan dan pernikahan. Mengenakan gaun dan jaket kulit yang dipersonalisasi, siapa pun dapat mengambil foto pernikahan jalanan yang luar biasa. Museum Emas Jiufen juga cocok untuk pengantin baru yang menyukai inspirasi megah.

Photo credit: foolish_lin

Dadaocheng: Perjalanan Menembus Waktu

Dadaocheng memiliki nuansa retro kuno untuk pemotretan pre-wedding bergaya klasik. Baik itu di depan gedung Barok, Stasiun Dadaocheng, atau di tepi sungai, para sejoli bisa mengambil foto pernikahan yang membentuk rangkaian cerita. Selain itu juga bisa mengunjungi Kuil Dewa Kota Xia-Hai untuk meminta berkat bagi pernikahan yang langgeng sambil melanjutkan sesi pemotretan.